Postingan

Jika dunia paralel itu ada

Gambar
Jika dunia paralel itu ada, mungkin di sana kita sedang membicarakan betapa cepat besarnya keponakan-keponakanmu Jika dunia paralel itu ada, mungkin di sana saat tanggal 28 April kamu sedang mendengarkan keluhanku perihal pekerjaanku di telepon Jika dunia paralel itu ada, mungkin di sana aku memelukmu dari belakang setiap kau sedang menyikat gigi di waktu bangun tidur dan sebelum tidurmu Jika dunia paralel itu ada, mungkin di sana kita sudah menyimpan satu kulkas kecil di kamar kita tempatmu menyimpan "minuman-minuman" kesukaanmu Jika dunia paralel itu ada, mungkin di sana kau masih menyuapiku dimsum di tempat ramen kecil itu karena bahkan di dunia paralel pun aku masih payah menggunakan sumpit Jika dunia paralel itu ada, mungkin di sana saat kita berumur 50 tahun pun aku masih terus mengomentari betapa besarnya ukuran kakimu Jika dunia paralel itu ada, mungkin di sana kita akhirnya tau apakah wajah anak-anak kita persis sepertimu, seperti yang selalu kumau Jika dunia paralel...

31/08

Setelah sekian lama tidak menangis, tangisku pecah lagi pagi ini. Aku bahkan masih meyakinkan diri bahwa keputusanku sudah tepat atau belum.  Kenapa harus seperti ini jalannya, kenapa..

Bagian Akhir

Aku, si manusia yang payah dalam memelihara dendam Luruh seiring berjalannya waktu atau hanya karena berhasil dijinakkan kedewasaan Bagian akhir cerita tak lagi menjadi soal Tak memaksa harus bahagia, kadang hanya perlu sesuai realita Tak perlu diulang, ditambah, atau dikurangi Memang sudah jalannya bagian terbaik diri kita Kita rayakan dengan tokoh baru di hidup kita Semoga buku kita cukup untuk membuat aku dan kamu tersenyum, saat membaca ulang isinya Semoga kepala kita cukup luas untuk mengingat bagian tawanya saja Semoga indera kita hanya merekam kesan baik masing-masing dari kita Aku tidak ingin kembali, kamu pun tak perlu kembali Tiada siapapun lagi di lembar akhir buku ini Mari mendewasa di jalan kita sendiri-sendiri

Rumah orang lain dan kita sebagai tukang

Gambar
Jika hidup kita dan orang lain bisa diibaratkan sebagai rumah, maka kita yang singgah dan menetap di hidup orang lain dalam kurun waktu tertentu bisa diibaratkan sebagai tukangnya. Setiap tukang punya bagian dan keahliannya masing-masing. Sepertinya jika dianalogikan, bagian yang menjadi keahlianku adalah bagian struktur, pondasi, dinding, perkusenan dan rangka atap. Aku selalu mengerjakannya semaksimal yang aku bisa, karena menjadi kebahagiaan tersendiri bagiku jika pekerjaanku hasilnya baik.  Hal yang aku sadari sembari masih terus belajar mendewasa adalah, kadang untuk memelihara kewarasan kita, kita perlu tau porsi kita. Jika bagianku adalah struktur, pondasi, dinding, perkusenan dan rangka atap, aku tidak perlu memaksakan diri untuk mengerjakan bagian perpipaan dan jaringan listriknya, karena itu bukan keahlianku. Begitu hal yang bukan bagianmu itu dimulai, kemas peralatan dan pergi yang jauh dari rumah itu, kamu tidak punya keperluan apa-apa lagi di sana. Berlama-lama di sana...

17 Juli 2024

Gambar
17 Juli 2024, Happy banget! 3 manusia super sibuk (lebih ke sok sibuk sih) ditambah LDF Batam - Jakarta akhirnya menyempatkan waktu untuk berjumpa dan berdokumentasi ria walaupun cuma 1,5 jam meet upnya. Ibarat baru mukodimah dah ditutup wassalamualaikum ini sih, tapi tak apaaa karena ini juga curi-curi waktu kerjanya si Yoka saat di Batam. 13 tahun temenan, ngga pernah punya foto proper, akhirnyahhh yah bisa punya foto yang proper juga, plus dokumentasinya mayan lah udah pada glowing dikit ngga sekusam jaman SMA hahaha. Hari itu kami membuat planning untuk Bulan November mendatang, semoga bisa terealisasikan, aamiin! Planningnya belum bisa kuberi tahu di sini, namun jika nanti benar terealisasikan akan kutuliskan di blog ini juga. Oooh yaaa btw 2 manusia ini adalah Dewi dan Yoka, 2 manusia sweet yang kuceritakan di tulisan ulang tahunku sebelumnya. Luuuv manjahhh.

28 Tahun

Gambar
27 Juni 2024, Saat aku terbangun di pagi hari, aku mendapatkan beberapa notifikasi dari teman-temanku. Senyumku lebar sekali pagi itu, membaca satu persatu pengharapan baik yang dikirimkan teman-teman mulai dari pesan whatsapp sampai dm instagram. Mulai dari doa yang panjang lebar, ucapan yang singkat namun hangat, editan foto-foto kocak dari teman-teman tidak satupun dari semua itu yang tidak menggurat senyumku. Rasanya, aku sangat dirayakan oleh satu dunia di hari itu :D  Langkah kakiku ke kantor sangat ringan, bersenandung dengan lagu-lagu yang terputar di earphoneku. Aku kira hari pertama di umur 28 tahun akan terasa datar seperti beberapa tahun kebelakang, nyatanya pergantian usia hari itu menjadi pergantian usia termanis yang pernah kurasakan sejauh ini. Seperti Yoka dan Dewi partnerku di ekskul sekolah dulu yang memberikan kue unyuh-unyuh (WKWK) dan komik HAIKYU! IYAAA HAIKYU YANG ADALAH ANIME KESUKAANKU, yang sudah lebih dari 5 kali aku rewatch. Dua manusia ini memang selal...

Bagian penting yang ditandai dengan stabilo hijau neon

Gambar
  Memori-memori dalam hidup dianalogikan seperti buku, bukan lagi hal yang asing untuk didengar. Aku setuju tentang itu. Cara mengkategorikannya berbeda-beda untuk setiap orang, ada yang mengkategorikannya berdasarkan jenjang umur, tema (persahabatan, romansa, karir), ada juga yang mengkategorikannya sesuai kesan yang diberikan memori itu pada orang tersebut (bahagia, sedih, biasa saja). Lalu diantara memori-memori itu, otak kita menandai beberapa hal dengan "stabilo hijau neon" seperti dalam buku. Hal-hal yang ditandai dengan stabilo hjau neon itu bisa berupa orang, momen, atau kalimat yang paling kita ingat. Bagian yang ditandai itu otomatis menjadi bagian paling "menonjol" daripada bagian-bagian lainnya. Ketika kita membuka buku itu, ntah kenapa ingatan kita secara otomatis seperti memutar mesin waktu perlembarnya dengan cepat... dan bagian-bagian yang ditandai dengan stabilo hijau neon itu, tervisualisasi paling kuat. Inginku untuk buku memoriku di masa depan ad...