Bagian penting yang ditandai dengan stabilo hijau neon
Memori-memori dalam hidup dianalogikan seperti buku, bukan lagi hal yang asing untuk didengar. Aku setuju tentang itu. Cara mengkategorikannya berbeda-beda untuk setiap orang, ada yang mengkategorikannya berdasarkan jenjang umur, tema (persahabatan, romansa, karir), ada juga yang mengkategorikannya sesuai kesan yang diberikan memori itu pada orang tersebut (bahagia, sedih, biasa saja). Lalu diantara memori-memori itu, otak kita menandai beberapa hal dengan "stabilo hijau neon" seperti dalam buku.
Hal-hal yang ditandai dengan stabilo hjau neon itu bisa berupa orang, momen, atau kalimat yang paling kita ingat. Bagian yang ditandai itu otomatis menjadi bagian paling "menonjol" daripada bagian-bagian lainnya. Ketika kita membuka buku itu, ntah kenapa ingatan kita secara otomatis seperti memutar mesin waktu perlembarnya dengan cepat... dan bagian-bagian yang ditandai dengan stabilo hijau neon itu, tervisualisasi paling kuat.
Inginku untuk buku memoriku di masa depan adalah, agar bagian-bagian yang ditandai stabilo hijau neon itu hanya mendarat pada orang-orang yang baik, perasaan-perasaan yang menyenangkan, dan kalimat-kalimat yang meneduhkan. Walaupun sangat manuasiawi jika manusia tidak bisa benar-benar masa bodoh dengan hal-hal yang buruk karena apapun yang sudah "terekam" alat indera kita pastilah berpotensi menjadi buah pikiran. Mungkin pilihannya, mau dibiarkan menetap di pikiran dengan waktu singkat atau waktu yang lama? Itu saja.
Aku juga sangat berterima kasih kepada orang-orang baik yang tahun ini masih menaruh perhatiannya kepadaku di sela-sela hidup mereka yang sangat sibuk. Semoga aku pun masih diberikan izin untuk terlibat dalam hidup mereka kedepannya, aku ingin mereka menerima kebaikanku juga.

Komentar
Posting Komentar