Jika dunia paralel itu ada
Jika dunia paralel itu ada, mungkin di sana kita sedang membicarakan betapa cepat besarnya keponakan-keponakanmu
Jika dunia paralel itu ada, mungkin di sana saat tanggal 28 April kamu sedang mendengarkan keluhanku perihal pekerjaanku di telepon
Jika dunia paralel itu ada, mungkin di sana aku memelukmu dari belakang setiap kau sedang menyikat gigi di waktu bangun tidur dan sebelum tidurmu
Jika dunia paralel itu ada, mungkin di sana kita sudah menyimpan satu kulkas kecil di kamar kita tempatmu menyimpan "minuman-minuman" kesukaanmu
Jika dunia paralel itu ada, mungkin di sana kau masih menyuapiku dimsum di tempat ramen kecil itu karena bahkan di dunia paralel pun aku masih payah menggunakan sumpit
Jika dunia paralel itu ada, mungkin di sana saat kita berumur 50 tahun pun aku masih terus mengomentari betapa besarnya ukuran kakimu
Jika dunia paralel itu ada, mungkin di sana kita akhirnya tau apakah wajah anak-anak kita persis sepertimu, seperti yang selalu kumau
Jika dunia paralel itu ada, mungkin di sana aku tidak sedang menulis semua ini dengan mata bengkakku
Namun sayangnya, kita hidup di dunia dimana semua hal di atas hanya menjadi angan karena suatu kesalahan, dan kita yang terus membiasakan diri dengan kehilangan..
Komentar
Posting Komentar